Menu

Mode Gelap
Hujan Rudal Tak Kunjung Reda di Timur Tengah, Hari ke-6 Perang Iran Vs AS-Israel Enam Sapi Mati Mendadak di Desa Pemuda, Polisi Selidiki Dugaan Racun Warga Cilacap Dihimbau Hati-hati dengan Petasan, Polresta Gencar Patroli Cegah Perang Sarung Kronologi Tragis Kebakaran di Tegallega Bogor: Balita 1 Tahun Tewas Akibat Kompor Lupa Dimatikan Dua Oknum Polisi di Riau Dicopot usai Marahi Korban Pemerkosaan Kemendag Cabut Larangan Penjualan Minyak Goreng Curah

News

Enam Sapi Mati Mendadak di Desa Pemuda, Polisi Selidiki Dugaan Racun

badge-check


					Enam Sapi Mati Mendadak di Desa Pemuda, Polisi Selidiki Dugaan Racun Perbesar

TANAH LAUT, BOGORPEDIA.ID – Warga Kecamatan Pelaihari, Kabupaten Tanahlaut (Tala), digegerkan dengan penemuan enam ekor sapi yang mati mendadak di lahan sayuran kawasan Danau Waringin, Desa Pemuda. Fenomena ini menjadi viral setelah video amatir berdurasi 45 detik tersebar luas di masyarakat.

Kronologi Penemuan Sapi Mati di Danau Waringin

Peristiwa tersebut pertama kali diketahui oleh pemilik kebun pada Senin pagi sekitar pukul 08.30 Wita. Saat tiba di lokasi, saksi terkejut melihat enam ekor sapi milik Sapriani sudah tergeletak tak bernyawa dengan kondisi perut kembung.

Kapolsek Pelaihari, Iptu Benny Wishnu Wardhani, mengonfirmasi bahwa pihaknya tengah melakukan penyelidikan mendalam. “Petugas langsung menuju lokasi setelah menerima laporan. Selain itu, kami juga telah memintai keterangan dari beberapa saksi di lokasi kejadian,” ujarnya pada Selasa (3/3/2026).

Polisi Selidiki Jenis Racun dan Kerugian Pemilik

Dugaan sementara menunjukkan bahwa sapi-sapi tersebut mati akibat keracunan. Namun, polisi masih mendalami apakah racun tersebut berasal dari bahan kimia pembersih rumput di perkebunan atau unsur kesengajaan lainnya. Akibat kejadian ini, pemilik ternak diperkirakan mengalami kerugian hingga Rp 120 juta.

Kapolsek Benny menjelaskan bahwa lokasi kejadian merupakan lahan perkebunan. Oleh karena itu, ada kemungkinan sapi memakan tanaman yang baru saja terkena penyemprotan bahan kimia. Meskipun demikian, segala kemungkinan tetap diselidiki secara menyeluruh termasuk memeriksa pemilik ternak dan kebun.

Imbauan Keamanan Ternak dari Polsek Pelaihari

Insiden ini kembali memicu perdebatan di masyarakat terkait ternak yang dibiarkan berkeliaran tanpa pengawasan. Hal ini sering kali menimbulkan konflik karena hewan ternak merusak tanaman sayuran atau kebun milik warga lain.

Pihak kepolisian mengimbau para peternak untuk lebih bertanggung jawab dalam merawat hewan mereka. “Jika ingin melepas sapi di lahan orang lain, sebaiknya jalin komunikasi yang baik. Selain itu, pastikan sapi tetap diikat agar tidak merusak tanaman warga dan memicu masalah baru,” tambah Iptu Benny.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Warga Cilacap Dihimbau Hati-hati dengan Petasan, Polresta Gencar Patroli Cegah Perang Sarung

6 Maret 2026 - 23:39 WIB

Patroli Polresta Cilacap

Kapolsek Pulogadung Minta Maaf Anggotanya Tolak Laporan Korban Perampokan

12 Desember 2021 - 21:07 WIB

Ilustrasi perampokan pengendara mobil. Foto: Aditia Noviansyah/kumparan

Anies Punya Program Baru di YouTube, #daripendopo, Apa Itu?

12 Desember 2021 - 21:03 WIB

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan memberikan sambutan pada Pembukaan Jakarta Film Week 2021, Kamis (18/11) malam. Foto: Dok: Pemprov DKI Jakarta

Kang Emil Ungkap Penanganan Kasus Herry Wirawan Sejak Mei: Semoga Dihukum Mati!

12 Desember 2021 - 20:45 WIB

Polisi Tangkap 2 Pelaku yang Coba Bobol Mesin ATM di Nanga Mahap, Kalbar

12 Desember 2021 - 20:41 WIB

Trending di News