BOGOR – Sebuah peristiwa kebakaran maut melanda sebuah rumah kontrakan di wilayah Tegallega, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor, pada Kamis malam (5/3/2026). Insiden yang terjadi menjelang waktu salat Tarawih ini merenggut nyawa seorang bayi laki-laki berusia satu tahun bernama Zaki.
Detik-Detik Kejadian dan Suara Ledakan
Peristiwa bermula sekitar pukul 20.00 WIB. Seorang warga setempat, Muhammad Ilyas (41), menceritakan bahwa dirinya sempat mendengar suara ledakan keras saat sedang berjalan menuju masjid untuk melaksanakan salat Tarawih berjamaah.
“Awalnya saya sedang jalan, pas mendekati gang kontrakan itu, tiba-tiba terdengar suara ledakan ‘duar’. Saya langsung panik dan mengecek ke lokasi,” ujar Ilyas kepada awak media di lokasi kejadian.
Warga Temukan Ibu Korban Terbakar
Saat tiba di lokasi, api sudah berkobar hebat di dalam rumah tersebut. Warga secara gotong royong mendobrak pintu kontrakan untuk menyelamatkan penghuninya. Begitu pintu terbuka, mereka mendapati ibu korban dalam kondisi tubuh yang sudah tersambar api.
Warga segera menyiram tubuh sang ibu dengan air untuk memadamkan api yang melekat di pakaian dan kulitnya. Namun, pada saat itu, warga belum menyadari bahwa masih ada seorang bayi yang terjebak di dalam kamar.
Zaki Ditemukan Meninggal di Dekat Sumber Api
Kenyataan pahit baru terungkap saat Ketua RT setempat memberitahu warga yang sedang memadamkan api bahwa ada seorang bayi di dalam rumah tersebut. Sayangnya, saat warga mencoba menolong, balita berusia satu tahun itu ditemukan sudah dalam keadaan meninggal dunia akibat luka bakar yang parah.
Korban Zaki diketahui berada di dalam kamar yang posisinya sangat dekat dengan dapur atau sumber api.
Penyebab Kebakaran: Memasak Lalu Tertidur
Kapolsek Bogor Tengah, Kompol Waluyo, mengonfirmasi bahwa ada tiga penghuni di dalam rumah tersebut saat kejadian. Selain Zaki yang meninggal dunia, penghuni lainnya kini tengah menjalani perawatan intensif di RS PMI Bogor karena mengalami luka-luka.
Berdasarkan penyelidikan sementara, kebakaran diduga kuat berasal dari kompor gas. Pemilik rumah dilaporkan sedang memasak, namun kemudian tertidur.
“Dugaan sementara api berasal dari kompor. Kemungkinan pemilik rumah sedang memasak lalu ketiduran. Begitu terbangun, api sudah membesar dan berkobar,” jelas Kompol Waluyo.
Pihak kepolisian masih terus melakukan pendalaman lebih lanjut terkait musibah ini, sementara jenazah korban telah ditangani dan pihak keluarga yang selamat masih dalam kondisi syok.











