BOGOR – Insiden kecelakaan yang melibatkan satu unit mobil tertabrak KRL terjadi di perlintasan sebidang Jalan KH Sholeh Iskandar, Kota Bogor, pada Jumat (3/4/2026). Meskipun kendaraan mengalami kerusakan parah, pengemudi berhasil menyelamatkan diri sesaat sebelum tabrakan terjadi.
Kronologi Mobil Tertabrak KRL di Bogor
Peristiwa ini bermula ketika sebuah mobil pribadi sedang melintasi rel kereta api di jalur padat tersebut. Berdasarkan keterangan sejumlah saksi mata di lokasi kejadian, mobil tersebut tiba-tiba terhenti di tengah perlintasan saat rangkaian Kereta Rel Listrik (KRL) mulai mendekat.
Melihat bahaya yang sudah di depan mata, pengemudi mobil langsung mengambil keputusan cepat untuk keluar dari kendaraan. Kereta menghantam mobil tersebut dengan benturan yang cukup keras hingga menyeretnya beberapa meter dari titik awal. Kendaraan tersebut pun mengalami ringsek berat pada bagian badan mobil.
Evakuasi dan Kondisi Lalu Lintas
Petugas kepolisian bersama tim dari PT KAI segera tiba di lokasi untuk memulai proses evakuasi. Petugas harus bekerja cepat guna menyingkirkan bangkai kendaraan agar tidak mengganggu jadwal perjalanan kereta api lainnya.
“Kami fokus pada evakuasi kendaraan agar jalur bisa segera dilalui kembali. Beruntung, pengemudi selamat dan tidak ada korban jiwa dalam musibah ini,” ujar salah satu petugas di lapangan.
Selain itu, arus lalu lintas di sekitar Jalan KH Sholeh Iskandar sempat mengalami kepadatan akibat banyaknya warga yang ingin melihat kejadian tersebut. Namun, situasi perlahan mulai kondusif setelah mobil derek mengangkut kendaraan tersebut.
Imbauan Keselamatan di Perlintasan Sebidang
Kejadian mobil tertabrak KRL ini menjadi peringatan keras bagi para pengguna jalan di wilayah Bogor. Masyarakat harus selalu waspada dan mendahulukan perjalanan kereta api sesuai dengan peraturan undang-undang lalu lintas yang berlaku.
Pastikan untuk tidak memaksakan kendaraan melintas jika alarm sudah berbunyi atau palang pintu mulai turun. Oleh karena itu, kesadaran disiplin berlalu lintas sangat penting demi menjaga keselamatan bersama di perlintasan kereta api.







