Rumor kepindahan Andhika Ramadhani ke Persik Kediri mulai ramai dibicarakan jelang berakhirnya Super League 2025/2026. Kiper Persebaya Surabaya itu disebut berpotensi hengkang pada musim 2026/2027 setelah mencatat 23 clean sheet dan 5.628 menit bermain bersama Green Force.
Kabar tersebut pertama kali ramai usai akun fanbase Persebaya Surabaya, @psbynews, mengunggah rumor transfer yang mengaitkan Andhika Ramadhani dengan Persik Kediri.
Rumor ini langsung memicu reaksi besar dari Bonek di media sosial.
Benarkah Andhika Ramadhani Akan Tinggalkan Persebaya Surabaya?
Rumor transfer Andhika Ramadhani muncul saat bursa pemain mulai memanas jelang musim baru Super League 2026/2027. Nama kiper asal Surabaya itu disebut masuk radar Persik Kediri untuk memperkuat sektor penjaga gawang.
“RUMOURS TRANSFER. Andhika Ramadhani dikabarkan akan menjalani musim terakhirnya bersama Persebaya Surabaya musim ini. Dilansir dari akun X/Twitter @oscarbaadila, Andhika Ramadhani berpotensi melanjutkan karier bersama Persik Kediri untuk musim depan,” tulis akun fanbase @psbynews.
Rumor tersebut langsung menyedot perhatian Bonek karena Andhika Ramadhani termasuk pemain yang cukup lama bertahan di skuad Green Force.
Ia bergabung sejak 26 September 2020 dan masih memiliki kontrak hingga 30 Juni 2026.
Jika rumor ini benar terjadi, Persik Kediri bakal mendapatkan sosok kiper berpengalaman di kompetisi kasta tertinggi Indonesia.
Usia Andhika Ramadhani yang kini menginjak 27 tahun juga dianggap sedang berada dalam masa emas seorang penjaga gawang.
Statistik Andhika Ramadhani Bersama Persebaya Surabaya
Andhika Ramadhani menjadi salah satu kiper yang cukup sering mendapat kepercayaan di bawah mistar Persebaya Surabaya. Pemain kelahiran Surabaya, 5 Januari 1999 itu mencatat total 71 pertandingan bersama Green Force.
Dari jumlah tersebut, Andhika Ramadhani mencatat 23 clean sheet dan kebobolan 76 gol. Statistik itu menunjukkan kontribusinya cukup penting dalam menjaga pertahanan Persebaya Surabaya selama beberapa musim terakhir.
Kiper dengan tinggi badan 1,84 meter itu juga membukukan total 5.628 menit bermain.
Catatan menit bermain tersebut memperlihatkan Andhika Ramadhani cukup konsisten menjadi pilihan utama maupun pelapis penting di skuad Green Force.
Selain itu, Andhika Ramadhani tercatat hanya mengoleksi empat kartu kuning sepanjang kariernya bersama Persebaya Surabaya.
Catatan disiplin itu menjadi nilai plus untuk seorang penjaga gawang yang kerap tampil di pertandingan penuh tekanan.
Nilai pasar Andhika Ramadhani saat ini juga mencapai Rp 3,04 miliar. Angka tersebut membuatnya menjadi salah satu kiper lokal dengan valuasi cukup tinggi di kompetisi domestik.
Reaksi Bonek Soal Rumor Persik Kediri dan Reza Arya
Rumor hengkangnya Andhika Ramadhani memunculkan banyak komentar dari Bonek di media sosial. Sebagian mendukung langkah tersebut karena dianggap bisa memberi menit bermain lebih banyak bagi sang kiper.
“Gpp wes. Menambah pengalaman dan menit bermain. Nek Ernando pulih teko cedera Andika balik dadi cadangan abadi. Engko nek wes mateng pasti gelem balik maneh,” tulis salah satu Bonek.
Komentar lain justru mulai mengaitkan rumor tersebut dengan kemungkinan datangnya kiper baru ke Persebaya Surabaya. Nama Reza Arya dari PSM Makassar menjadi salah satu yang paling sering disebut.
“Reza in,” tulis salah satu Bonek mengarah pada rumor kedatangan Reza Arya.
“Kalo Andhika jadi out apakah penggantinya Reza Arya? hmm menarik,” tulis komentar lainnya.
Ada pula Bonek yang berharap manajemen Green Force mencari sosok penjaga gawang dengan kualitas lebih kompetitif untuk menjadi pelapis Ernando Ari. Nama Hilmansyah hingga kiper Persis Solo ikut disebut dalam diskusi suporter.
“Pokok e ganti e Reza Arya, Hilmansyah ato kipere Persis Solo gpp Mergo lebih apik teko Andhika,” tulis salah satu Bonek.
Namun, tidak sedikit juga yang menilai Andhika Ramadhani masih layak dipertahankan oleh Persebaya Surabaya. Pengalamannya dianggap penting sebagai pelapis utama Ernando Ari yang sempat mengalami cedera.
“Ojo lah, backup e Ernando seng setara mung Cak Dik,” tulis salah satu Bonek.
Masa Depan Andhika Ramadhani Masih Jadi Tanda Tanya
Hingga kini belum ada pernyataan resmi dari Persebaya Surabaya maupun Persik Kediri terkait rumor transfer Andhika Ramadhani. Situasi itu membuat spekulasi perpindahan sang kiper terus berkembang di kalangan suporter.
Andhika Ramadhani sendiri masih terikat kontrak bersama Persebaya Surabaya hingga pertengahan 2026.
Namun, dinamika bursa transfer sering menghadirkan kejutan, terlebih ketika pemain membutuhkan menit bermain lebih banyak.
Persik Kediri bisa menjadi destinasi menarik jika benar ingin merekrut Andhika Ramadhani. Klub berjuluk Macan Putih itu memang membutuhkan kedalaman skuad untuk menghadapi persaingan ketat musim depan.
Di sisi lain, Persebaya Surabaya juga perlu mempertimbangkan komposisi penjaga gawang secara matang. Green Force membutuhkan persaingan sehat di posisi kiper agar performa tim tetap stabil sepanjang kompetisi.
Dengan pengalaman 71 pertandingan dan 23 clean sheet, Andhika Ramadhani tetap menjadi aset penting bagi Persebaya Surabaya.
Kini publik tinggal menunggu apakah rumor tersebut hanya sekadar spekulasi atau benar-benar menjadi kenyataan pada musim depan.







