Vinicius Junior menjadi sorotan utama di Real Madrid setelah kembali ke Spanyol setelah menyelesaikan Piala Dunia 2026. Kembalinya pemain sayap Timnas Brasil ini tidak hanya menjadi momen yang dinantikan oleh rekan-rekannya, tetapi juga menjadi fokus utama bagi manajemen klub. Saat ini, perhatian terbesar berada di ruang direksi Madrid, terutama terkait masa depan kontrak Vinicius yang akan berakhir pada 2027.
Vinicius dijadwalkan bergabung dengan tim pada Senin (3/6/2026) untuk mengikuti latihan bersama. Namun, masalah utamanya adalah perpanjangan kontrak yang belum mencapai kesepakatan. Sejak lama, kedua belah pihak terjebak dalam perdebatan finansial. Menurut laporan The Athletic, Vinicius meminta kenaikan gaji hingga 30 juta euro (Rp 624,4 miliar) per musim. Permintaan ini sangat tinggi dan bahkan melebihi harga rumah termahal di Indonesia, yaitu hunian di Menteng, Jakarta Pusat, yang sempat terjual seharga Rp 450 miliar.
Dari sisi Madrid, mereka hanya menawarkan gaji sebesar 20 juta euro per musim. Hal ini membuat negosiasi antara Vinicius dan klub semakin sulit. Masalah ini juga membuka peluang bagi klub lain untuk mencoba memperoleh jasa sang pemain. Salah satunya adalah Arsenal, yang disebut-sebut siap melontarkan tawaran jika Vinicius gagal menyetujui penawaran Madrid.
Rumor kepindahan Vinicius ke London semakin menghangat setelah pelatih Arsenal, Mikel Arteta, memberi kode bahwa klubnya masih aktif mencari pemain depan sebelum bursa transfer musim panas 2026 ditutup. “Kami sangat aktif untuk meningkatkan dan mengembangkan tim. Itu sudah jelas,” ujar Arteta. “Kami berharap akan ada pergerakan dalam beberapa pekan ke depan karena kami ingin menjadi lebih baik seperti klub-klub lainnya,” tambahnya.
Real Madrid tentu tidak ingin kehilangan salah satu pemain penting mereka. Vinicius telah memberikan kontribusi besar selama delapan tahun berseragam Los Blancos. Ia berhasil membawa 14 trofi ke Santiago Bernabeu dan mencatatkan 128 gol dari 376 penampilan di semua ajang. Dengan postur tubuhnya yang hanya 176 sentimeter, ia mampu menjadi salah satu pemain paling berpengaruh di lapangan.
Namun, masalah gaji yang terus-menerus menjadi kendala membuat masa depan Vinicius di Madrid tetap tidak pasti. Jika tidak ada solusi yang bisa ditemukan, kemungkinan besar ia akan mencari peluang baru di luar Spanyol. Tapi sampai saat ini, Madrid masih berusaha mempertahankannya dengan berbagai strategi. Apakah negosiasi akan berjalan lancar atau justru memicu transfer besar-besaran, akan menjadi hal yang menarik untuk diamati dalam waktu dekat.










