Kehilangan Mendalam di Dunia Kesehatan Indonesia
Kabar duka kembali mengguncang dunia kesehatan Indonesia, terutama bagi keluarga besar tenaga medis di Sulawesi Barat (Sulbar). Dr. Siti Zahra Maghfira, S.Ked., ditemukan meninggal dunia setelah jatuh dari lantai 18 apartemen Kalibata City. Kepergian almarhumah meninggalkan rasa sedih yang mendalam bagi rekan sejawat dan keluarga.
Dr. Siti Zahra adalah putri dari Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Provinsi Sulbar, dr. Musadri Amir Abdullah, Sp.PD. Selama hidupnya, ia sedang menjalani Program Internship Dokter Indonesia (PIDI) yang berlokasi di Jakarta. Di tengah masa pengabdiannya sebagai dokter muda, kabar duka ini mengejutkan banyak pihak.
Keluarga besar RSUD Provinsi Sulbar turut menyampaikan belasungkawa atas wafatnya dr. Zahra sebagai bentuk penghormatan terakhir. Ucapan duka juga mengalir dari berbagai kalangan yang mengenal sosok almarhumah selama menempuh pendidikan maupun menjalankan tugas profesinya.
Dr. Siti Zahra Maghfira merupakan lulusan Universitas Hasanuddin yang telah menyelesaikan pendidikan kedokterannya sebelum mengikuti program internship. Berdasarkan informasi yang diterima, dr. Zahra meninggal dunia pada Minggu (26/7/2026). Kepergiannya menjadi kehilangan yang dirasakan oleh keluarga, kolega, serta lingkungan dunia medis.
Hingga kini, penyebab pasti meninggalnya dr. Zahra masih belum diketahui secara resmi. Pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab kematian tersebut. Proses penyelidikan dilakukan guna memperoleh kepastian berdasarkan hasil pemeriksaan yang sedang berlangsung.
Sementara itu, keluarga dan kerabat masih berduka atas kepergian almarhumah. Masyarakat pun turut menantikan informasi resmi terkait hasil penyelidikan yang dilakukan aparat berwenang. Perkembangan mengenai penyebab pasti kematian dr. Siti Zahra Maghfira akan disampaikan setelah proses penyelidikan selesai dilakukan oleh pihak kepolisian.
Penyebab Kematian Masih Diselidiki Polisi
Berdasarkan informasi awal yang beredar, sekitar pukul 14.10 WIB, petugas keamanan Apartemen Kalibata City, Jakarta Selatan, mendengar suara benda terjatuh dari arah Tower Sakura. Setelah dilakukan pengecekan, korban ditemukan di area dak bangunan.
Laporan awal kepolisian menyebut korban diduga terjatuh dari jendela unit apartemen di lantai 18. Namun, dugaan tersebut masih menunggu hasil penyelidikan dan pemeriksaan lebih lanjut. Jenazah kemudian dievakuasi ke RS Polri Kramat Jati untuk keperluan visum.
Ucapan belasungkawa telah disampaikan oleh Asosiasi Program Internship Dokter dan Dokter Gigi Indonesia (PIDI-PIDGI) atas wafatnya dr. Siti Zahra Maghfira. Peristiwa ini kembali menjadi kabar duka bagi dunia kedokteran Indonesia.
Hingga berita ini ditulis, aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk memastikan kronologi serta penyebab pasti kejadian tersebut.
















Komentar ditutup.