Keharmonisan Gisel dan Gading dalam Co-Parenting
Keharmonisan hubungan antara Gisella Anastasia dan Gading Marten kembali menjadi sorotan publik. Meskipun telah bercerai, keduanya dinilai berhasil membangun pola pengasuhan bersama atau co-parenting yang sehat demi putri semata wayang mereka, Gempita Nora Marten.
Kekompakan Gisel dan Gading bahkan sempat mendapat perhatian dari Komnas Anak. Cara keduanya tetap bekerja sama dalam membesarkan Gempi setelah perceraian dinilai dapat menjadi contoh positif bagi pasangan lain yang menjalani kehidupan pasca berpisah.
Menanggapi hal tersebut, Gisella Anastasia mengaku bahwa dirinya dan Gading memang sejak awal sepakat untuk mengesampingkan ego pribadi. Baginya, kebahagiaan dan tumbuh kembang Gempi selalu menjadi prioritas utama dibandingkan kepentingan masing-masing.
“Soalnya kita berdua emang enggak pakai ego. Mau ngapain pakai ego, di bagian mananya egonya mau dipakai.”
“Yang penting kan anak itu nomor satu,” kata Gisel saat ditemui di kawasan Jakarta Barat, Minggu (2/8/2026).
Tantangan dalam Co-Parenting
Meski hubungan dirinya dengan Gading berjalan baik, Gisel mengakui bahwa tantangan terbesar dalam menjalani co-parenting justru bukan datang dari mereka berdua. Pelantun lagu Cara Lupakanmu itu menilai, ujian sebenarnya bisa dirasakan oleh pasangan baru dari masing-masing pihak.
Menurutnya, tidak semua orang dapat dengan mudah memahami atau menerima kedekatan mantan suami istri yang tetap kompak demi anak.
“Semua yang sebenarnya susah bukan kitanya lagi, kayaknya yang lebih susah pasangan-pasangan masing-masing kalau ada, punya pasangan. Yang mungkin mungkin enggak terlalu umum buat orang-orang,” jelas Gisel.
Kepercayaan dan Kesabaran
Meski demikian, Gisel bersyukur hingga saat ini hubungan yang terjalin antara dirinya dan Gading tetap berjalan dengan baik. Ia percaya, selama semua pihak mampu menyikapi keadaan dengan dewasa dan saling memahami, pola pengasuhan bersama dapat terus dijalankan tanpa menimbulkan konflik.
“Cuman ya ini selama semuanya disikapi dengan dewasa, selalu ada pengertian yang besar harusnya bisa,” tambahnya.
Kunci Sukses Co-Parenting
Lebih lanjut, wanita berusia 35 tahun ini juga menekankan bahwa kunci utama dari keberhasilan co-parenting adalah tingkat kedewasaan. Hal itu harus dilakukan oleh seluruh pihak yang terlibat.
“Harus dewasa aja kayaknya semua. Jadi bukan masalah, yaitu tadi kalau itu ego-egonya mungkin dibuang. Lebih dewasa aja. Berpikirnya tuh lebih banyak pengertian,” tandas Gisel.
Sejarah Perceraian Gisel dan Gading
Sebagai informasi, Gisella Anastasia dan Gading Marten sempat menikah di Uluwatu, Bali, pada 14 September 2013 silam. Dari pernikahan harmonis tersebut, mereka dikaruniai seorang putri bernama Gempita Nora Marten yang lahir pada Januari 2015.
Meski biduk rumah tangga yang dibina selama lebih dari lima tahun tersebut akhirnya harus berujung pada perceraian resmi pada Januari 2019, keduanya tetap memegang komitmen untuk saling merangkul sebagai orang tua terbaik demi masa depan Gempi.











