Menu ✖

Otomatis
Breaking News

Nasional

KPK duga Vinna Ledy terima aset dan uang proyek PUPR Kota Bengkulu

badge-check

KPK duga Vinna Ledy terima aset dan uang proyek PUPR Kota Bengkulu Perbesar

– Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tengah mendalami dugaan penerimaan aset dan sejumlah uang oleh anggota DPRD Kota Bengkulu, Vinna Ledy Anggraheni (VLA), dari pengusaha.

KPK menduga, aset maupun uang yang diterima Vinna Ledy berkaitan dengan proyek di lingkungan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Bengkulu.

“Sejumlah uang dari proyek-proyek yang dikerjakan oleh PUPR,” kata Juru Bicara KPK Budi Prasetyo di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Selasa (1/9).

Menurut Budi, penyidik masih melakukan pendalaman untuk mengetahui secara utuh sumber dan tujuan pemberian uang tersebut kepada Vinna.

KPK juga belum membeberkan secara rinci konstruksi perkara yang sedang ditangani.

Selain dugaan penerimaan yang berkaitan dengan proyek PUPR, penyidik menemukan indikasi adanya pemberian lain dari pihak swasta kepada Vinna Ledy.

Budi menyampaikan, pemberian tersebut masih ditelusuri untuk mengetahui alasan serta motif pihak swasta memberikan sejumlah uang maupun aset kepada anggota DPRD Kota Bengkulu tersebut.

“Juga ada dugaan penerimaan dari swasta lainnya. Nah, ini semuanya nanti akan didalami motif inisiatif pemberian dari pihak swasta kepada VLA ini terkait dengan apa. Karena ini diduga di luar dengan proyek-proyek yang ada di PUPR,” ucap Budi.

Penyidik sendiri telah menyita sebuah rumah mewah milik Vinna Ledy yang berada di kawasan Jakarta Selatan. Selain properti, KPK turut menyita satu unit mobil Pajero Sport dari tangan Vinna Ledy.

KPK hingga kini masih mengembangkan penyidikan untuk mengungkap keseluruhan bentuk penerimaan yang diduga diterima Vinna.

Termasuk, menelusuri keterkaitan aset dan pemberian dari pihak swasta dengan perkara yang tengah ditangani.

KPK belum menyampaikan lebih jauh mengenai identitas pihak swasta yang diduga memberikan uang maupun aset kepada Vinna.

Lembaga antirasuah juga masih mengumpulkan informasi dan bukti untuk memperjelas konstruksi perkara tersebut.

Pengusutan ini merupakan pengembangan penyidikan dari kasus dugaan korupsi yang menjerat Bupati Rejang Lebong M. Fikri Thobari.

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Read More

ZENTONI RAIH GELAR DOKTOR HUKUM DI UNIVERSITAS DIPONEGORO

5 Oct 2026 - 10:00 WIB

ZENTONI RAIH GELAR DOKTOR HUKUM DI UNIVERSITAS DIPONEGORO

Skandal HGB Summarecon: KPK Sita Rp 106,3 Miliar dalam OTT Pejabat Kementerian ATR/BPN

4 Oct 2026 - 00:58 WIB

Skandal HGB Summarecon: KPK Sita Rp 106,3 Miliar dalam OTT Pejabat Kementerian ATR/BPN

Tuan Rumah Mayor’s Talk APEKSI 2026, Wali Kota Bogor Dedie Rachim Dorong Inovasi Sampah dan Penguatan PSEL

29 Sep 2026 - 04:57 WIB

Tuan Rumah Mayor’s Talk APEKSI 2026, Wali Kota Bogor Dedie Rachim Dorong Inovasi Sampah dan Penguatan PSEL

Lampu Merah Ciawi Kerap Diterobos, Polsek Ciawi Siagakan Personel untuk Atur Lalu Lintas

29 Sep 2026 - 04:54 WIB

Lampu Merah Ciawi Kerap Diterobos, Polsek Ciawi Siagakan Personel untuk Atur Lalu Lintas

LBH BOGOR GUGAT BANK BCA KE PENGADILAN NEGERI CIBINONG

21 Sep 2026 - 09:14 WIB

LBH BOGOR GUGAT BANK BCA KE PENGADILAN NEGERI CIBINONG
Trending on Bogor Raya