Kebakaran KMP Mutiara Sentosa 2 di Perairan Madura
KMP Mutiara Sentosa 2, sebuah kapal yang beroperasi pada rute Surabaya-Makassar, mengalami kebakaran di perairan utara Pulau Madura sejak Minggu (2/8/2026) pagi. Kejadian ini menimbulkan kepanikan di kalangan penumpang dan memicu operasi penyelamatan darurat.
Proses Penyelamatan dan Korban
Berdasarkan laporan dari Tim SAR, jumlah total penumpang yang terlibat dalam kejadian ini adalah 271 orang. Dari jumlah tersebut, sebanyak 227 penumpang berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat, sementara lima orang dilaporkan meninggal dunia. Sisanya masih dalam pencarian.
Dalam proses penyelamatan, beberapa penumpang memilih untuk melompat ke laut guna menghindari kobaran api yang semakin besar. Mereka kemudian diselamatkan oleh kapal-kapal yang melintas di sekitar lokasi kejadian. Beberapa kapal seperti TB Hasnur 26 dan Kapal British Mentor turut serta dalam operasi evakuasi tersebut.
Kronologi Kebakaran
Menurut Kepala Kantor SAR Surabaya, Nanang Sigit, petugas Syahbandar Tanjung Perak menerima laporan tentang kebakaran kapal pada pukul 08.24 WIB. Pihak perusahaan kapal, PT Atosim Lampung Pelayaran (ALP), juga mengonfirmasi kejadian tersebut.
KMP Mutiara Sentosa 2 diketahui membawa 271 penumpang. Informasi awal menyebutkan bahwa kapal terbakar di ujung utara Pulau Madura sekitar pukul 06.00 hingga 07.00 WIB. Setelah itu, nahkoda tidak dapat dihubungi kembali.
Operasi Evakuasi Berlangsung
Tim SAR langsung bertindak cepat setelah mendapatkan laporan. Pukul 09.55 WIB, KN SAR 249 Permadi dan tim penyelamat Kantor SAR Surabaya mulai melakukan persiapan menuju lokasi kejadian. Pukul 09.59 WIB, TB Hasnur 26 mulai melakukan proses evakuasi penumpang.
Hingga pukul 18.00 WIB, tercatat 227 penumpang berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat. Sebelumnya, pada pukul 16.00 WIB, jumlah korban selamat mencapai 225 orang, dengan lima orang lainnya dilaporkan meninggal dunia. Pendataan masih terus dilakukan oleh pihak terkait.
Bantuan dari Kapal Lain
Di sekitar lokasi kejadian, terdapat empat kapal yang merapat untuk membantu proses penyelamatan. KN SAR 249 Permadi diperkirakan membutuhkan waktu tempuh sekitar 6 jam untuk tiba di lokasi kejadian.
Penanganan oleh Pihak Kepolisian
Polresta Sumenep membuka posko terpadu di Pelabuhan Kalianget. Kapolresta Sumenep langsung menuju lokasi dan memerintahkan personel untuk menjalankan tugas sesuai dengan tanggung jawab masing-masing.
Pihak kepolisian meminta masyarakat agar tidak mendekati lokasi kebakaran karena proses evakuasi masih berlangsung. Selain itu, mereka juga melakukan mitigasi bersama masyarakat agar tidak ada kapal atau warga yang mendekati lokasi kejadian.
Koordinasi dengan Instansi Terkait
Hingga saat ini, proses evakuasi masih terus berlangsung. Polresta Sumenep terus berkoordinasi dengan Basarnas, KSOP, serta instansi terkait lainnya untuk memastikan seluruh penumpang dapat dievakuasi dengan selamat.









