Fitri Salhuteru sebagai Penengah dalam Konflik Hak Asuh Anak Ruben Onsu dan Sarwendah
Ruben Onsu dan Sarwendah, pasangan yang menikah pada tahun 2013, kembali menjadi sorotan setelah konflik mereka terkait hak asuh anak semakin memanas. Dalam situasi ini, Fitri Salhuteru, seorang pengusaha sukses yang juga sahabat selebgram Marissya Icha, diangkat sebagai mediator antara keduanya. Meskipun upaya mediasi sempat berhasil, konflik kembali meruncing setelah adanya pernyataan Sarwendah dalam siaran langsung yang menyentuh isu nafkah.
Pengakuan dari Ruben Onsu
Ruben Onsu mengungkapkan rasa apresiasinya terhadap tindakan Fitri Salhuteru melalui unggahan di akun Instagramnya. Ia menyebut bahwa Fitri adalah orang yang sempat menjadi penengah dalam urusan anak. Menurut Ruben, Fitri benar-benar merasakan betapa sulitnya menjadi penengah antara dirinya dan mantan istrinya. Ia juga menjelaskan bahwa komunikasi dengan pihak Sarwendah dinilai sangat alot.
Fitri juga diketahui mengetahui detail isi percakapan antara Ruben dan Sarwendah, khususnya soal kepentingan anak. “Beliau juga mengetahui bahwa semua percakapan yang kami lakukan semata-mata demi kepentingan anak,” ujar Ruben. Ia mengakui bahwa meskipun Fitri sibuk dengan bisnis properti dan fesyennya, ia tetap meluangkan waktu untuk membantu menyelesaikan masalah ini.
Namun, meskipun upaya mediasi dilakukan, konflik antara Ruben dan Sarwendah belum menemui titik terang. “Namun kenyataannya belum ada titik terang karena kerasnya hati salah satu pihak,” tambah Ruben.
Pengalaman Fitri sebagai Mediator
Dalam wawancara dengan Koko Hiro, Fitri Salhuteru menceritakan pengalamannya menjadi mediator antara Ruben dan Sarwendah. Ia menjelaskan bagaimana ia menyampaikan pesan tentang keinginan Sarwendah kepada Ruben Onsu terkait waktu pertemuan dengan anak-anak.
“Ko Ruben bilang ke aku, nggak papa kak anak-anak nggak bisa nginap, minimal aku boleh ngajak main kalau weekend giu kan ya, setelah itu mereka balik lagi ke rumah ibunya. Akhirnya itu pun sudah aku sampaikan tetapi dari pihak Wendah menyampaikan masih ada jadwal les anaknya, banyak lesnya,” cerita Fitri.
Menyadari jawaban ini, Ruben tidak menyerah dan akhirnya mengalah dengan hanya ingin menyesuaikan diri pada jadwal anak-anak saja. “Ya udah ada waktu kapan terserah deh sebisanya, waktu itu Ruben sudah pada posisi itu,” lanjut Fitri.
Upaya mediasi yang dilakukan Fitri sempat membuahkan hasil ketika akhirnya Ruben bisa mengajak main anak-anaknya. Namun, konflik kembali meruncing setelah adanya pernyataan Sarwendah dalam siaran langsung yang menyentuh isu nafkah.
Perkembangan Terbaru
Fitri mengakui bahwa ia tak lagi bisa membela Sarwendah setelah mendapatkan informasi tentang isu nafkah tersebut. “Sampai akhirnya Koko Ruben ngirimin aku penggalan masalah uang, uang segitu bla bla bla. Nah menurut aku, aku juga pada akhirnya tidak bisa membela Wendah lagi. Karena menurut aku di ekonomi kita lagi sulit begini, dan ada kata-kata itu tentu menyakiti hati semua orang yang dalam keadaan tidak baik-baik saja ekonominya gitu kan,” jelas Fitri.
Menurut Fitri, Ruben sudah berada pada tahap pasrah ketika menyangkut waktu bertemu anak-anak. “Aku nggak tahu kenapa ini bisa viral begini, menurut aku Ko Ruben itu sudah pada tahap pasrah. Ini ujian, bagaimanapun anak-anak ya tidak akan bisa mereplace Ruben sebagai ayahnya,” tambahnya.
















Komentar ditutup.