Menu

Mode Gelap
Pengamatan Hilal Syawal 2026: Lokasi di Bandung dan Prediksi Idul Fitri

Headline

Iran ingatkan warga AS: harga bensin 4-5 dolar segera jadi kenangan

badge-check


					Iran ingatkan warga AS: harga bensin 4-5 dolar segera jadi kenangan Perbesar

Komentar Ketua Parlemen Iran terhadap Harga Bahan Bakar AS



Ketua Parlemen Iran, Mohammad Bagher Qalibaf, memberikan peringatan kepada Amerika Serikat (AS) mengenai kemungkinan kenaikan harga bahan bakar yang lebih tinggi lagi. Peringatan ini disampaikan dalam sebuah unggahan di platform X, yang tampaknya ditujukan kepada warga AS. Dalam unggahannya, Qalibaf menunjukkan tangkapan layar peta harga bensin di SPBU dekat Gedung Putih di Washington DC.

“Nikmati harga bensin saat ini. Dengan apa yang disebut ‘blokade’ itu, tak lama lagi Anda akan merindukan harga bensin menjadi 4-5 dolar AS,” kata Qalibaf dalam unggahannya tersebut. Ia juga melampirkan tangkapan layar yang menunjukkan harga bensin di SPBU dekat Gedung Putih berkisar antara sekitar 4,10 dolar AS (Rp70 ribu) dan 5,80 dolar AS (Rp99 ribu) per galon.

Unggahan ini sepertinya merespons pernyataan Presiden AS Donald Trump, yang pada hari yang sama menyatakan bahwa harga minyak dan bensin dapat tetap tinggi hingga pemilihan paruh waktu November karena perang AS-Israel dengan Iran terus berlanjut. “Bisa jadi, atau sama, atau mungkin sedikit lebih tinggi; tetapi seharusnya sekitaran sama,” ujar Trump kepada Fox News.

Tindakan AS untuk Blokade Maritim Iran

Unggahan Qalibaf terjadi sebelum pengumuman Komando Pusat AS (CENTCOM) bahwa mereka akan mulai memblokade semua lalu lintas maritim yang masuk dan keluar dari pelabuhan Iran mulai Senin. Perkembangan ini terjadi setelah putaran terakhir pembicaraan Iran dan AS di Islamabad, Pakistan, berakhir tanpa kesepakatan.

Negosiasi akhir pekan lalu, yang dimediasi oleh Pakistan, berakhir setelah beberapa putaran diskusi dan pertukaran proposal gagal menghasilkan terobosan. Kedua pihak meninggalkan Islamabad dengan perbedaan utama yang belum terselesaikan, di mana keduanya mengisyaratkan bahwa upaya diplomatik lebih lanjut masih akan diperlukan.

Pembicaraan di Islamabad merupakan bagian dari upaya lebih luas di bawah aksi gencatan senjata dua pekan yang rapuh untuk mengakhiri perang AS-Israel terhadap Iran sejak 28 Februari lalu.

Klaim Trump tentang Blokade Angkatan Laut

Presiden AS Donald Trump, pada hari yang sama, mengeklaim bahwa negara-negara lain akan membantu AS dalam melakukan blokade angkatan laut terhadap Iran setelah negosiasi dengan Iran di Islamabad, Pakistan, gagal menghasilkan kesepakatan untuk mengakhiri perang di Timur Tengah. Blokade bertujuan untuk mencegah Iran mengekspor minyaknya.

“Baiklah, kami akan melakukan blokade. Ini akan perlu sedikit waktu, tetapi akan segera efektif,” kata Trump dalam sebuah wawancara dengan Fox News. Menurut Trump, banyak negara akan membantu AS dalam hal blokade tersebut dan pihaknya akan melakukan blokade secara penuh. “Kami tidak akan membiarkan Iran mendapatkan uang dengan menjual minyak kepada orang-orang yang mereka sukai dan bukan kepada orang-orang yang tidak mereka sukai,” kata Trump.

Blokade tersebut akan memakan waktu sedikit, tetapi akan segera efektif. Negara-negara Teluk pun sudah membantu upaya tersebut, kata Trump, tanpa menyebutkan negara-negara tersebut secara spesifik.

Dia menambahkan bahwa pihak Iran bisa saja menyatakan akan menjatuhkan satu atau dua, bahkan hingga 10, ranjau. “Jika Anda memiliki kapal yang harganya satu miliar dolar, maka Anda akan berkata, ‘Ya, saya lebih suka tidak terkena ranjau, kehilangan kapal saya atau setidaknya merusaknya parah’,” kata Trump dengan menyebutnya sebagai “pemerasan”.

Lonjakan Harga Minyak Global



Harga minyak global melonjak 8 persen setelah Presiden AS Donald Trump mengumumkan ancaman blokade Selat Hormuz, dengan harga minyak mentah Brent mencapai 102 dolar AS (Rp1,7 juta) per barel, menurut data perdagangan. Pada Ahad (12/4/2026) pukul 22:01 GMT atau Senin pukul 05.01 WIB, harga minyak mentah Brent untuk pengiriman Juni secara berjangka diperdagangkan naik 7,76 persen dari penutupan sebelumnya 102,59 dolar AS per barel; sementara harga minyak mentah WTI berjangka Mei naik 8,2 persen menjadi 104,51 dolar AS (sekitar Rp1,7 juta).

Trump kemarin mengumumkan bahwa AS akan mulai memblokade semua kapal yang mencoba masuk dan keluar dari Selat Hormuz. Ia juga menginstruksikan Angkatan Laut AS untuk melacak dan mencegat semua kapal yang membayar kepada Iran untuk melewati selat tersebut. Komando Pusat AS (CENTCOM) telah bersumpah untuk memulai blokade seluruh lalu lintas maritim yang masuk dan keluar dari pelabuhan Iran pada Senin pukul 14.00 GMT atau 21.00 WIB.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

LAK DKI JAKARTA BUKA POSKO PENGADUAN KONSUMEN MOBIL LISTRIK BYD

14 April 2026 - 12:30 WIB

Survei Poltracking: Elektabilitas Pria Ini Mendekati Prabowo, Anies Tersalip

13 April 2026 - 19:30 WIB

Gerbang Usang Proyek Triliunan: Showroom Motor MBG Tanpa Izin RT, Dijaga Pria Seragam Loreng

13 April 2026 - 18:16 WIB

Kasus Amsal Sitepu, Kejagung Mutasi Kajari Karo Danke Rajagukguk

13 April 2026 - 14:39 WIB

Hasil Final Piala ASEAN U-17 2026 – Timnas U-17 Indonesia Kalahkan Timor Leste 4-0

13 April 2026 - 14:21 WIB

Trending di Headline