Menu

Mode Gelap
LAK DKI JAKARTA BUKA POSKO PENGADUAN KONSUMEN APARTEMEN LRT CITY Eks Wakapolri Merasa Dikriminalisasi, Kortas Tipidkor Polri Angkat Bicara Rambut Rontok? Ini 6 Vitamin untuk Akar Lebih Kuat dan Sehat Keluarga kaget tahu Miskah Shafa hamil anak kedua Mengapa Suzuki Thunder Dilarang Isi Pertalite, Tapi Kawasaki, Honda, dan Yamaha Scorpio Boleh? Jokowi bertemu teman kuliah UGM sebelum persidangan kasus ijazah palsu

Otomotif

Mengapa tidak boleh memanaskan mobil matik dengan transmisi di P

badge-check

Mengapa tidak boleh memanaskan mobil matik dengan transmisi di P Perbesar

Posisi Transmisi Saat Memanaskan Mobil Matic

Saat memanaskan mobil bertransmisi matic, banyak pengemudi yang cenderung memposisikan tuas transmisi di posisi P. Namun, menurut Hermanto dari bengkel Hermanto Matic, sebenarnya posisi yang ideal saat memanaskan mobil matic adalah posisi N (Netral), bukan posisi P.

“Ketika memanaskan mobil, sebaiknya taruh tuas transmisi di posisi N dan jangan lupa menarik handbrake,” ujar Hermanto, pemilik bengkel yang berada di Jalan Raden Patah Samping RS Aqidah, Parung Serab, Ciledug, Kota Tangerang.

Alasan Mengapa Posisi N Lebih Baik

Mengapa posisi N lebih disarankan daripada posisi P? Menurut Hermanto, saat mobil matic dipanaskan dengan tuas transmisi di posisi P, sirkulasi oli transmisi tidak akan berjalan secara optimal. Hal ini terjadi karena pompa oli tidak bekerja ketika transmisi dalam posisi P.

“Karena kalau posisi P, pompa oli tidak bekerja,” jelas Hermanto. Dengan demikian, oli transmisi tidak bisa mengalir ke seluruh komponen yang ada di dalam sistem transmisi.

Manfaat Memanaskan di Posisi N

Dengan memanaskan mobil matic di posisi N, oli transmisi dapat mengalir dan melumasi semua komponen di dalam transmisi. Hal ini sangat penting karena oli berfungsi sebagai pelumas yang melindungi komponen-komponen transmisi dari gesekan berlebih.

“Jadi, komponen yang sudah dilumasi oli matic itu sudah siap untuk menerima beban,” tambah Hermanto. Dengan begitu, gesekan antar komponen dalam transmisi otomatis akan lebih rendah.

Dampak Jika Memanaskan di Posisi P

Sebaliknya, jika transmisi belum dipanaskan, maka pelumas belum mengguyur komponen-komponen di dalamnya. Akibatnya, komponen-komponen tersebut bisa mengalami keausan yang lebih cepat. Selain itu, kampas kopling bisa mengalami selip, sehingga membuat umur transmisi menjadi lebih pendek.

Tips Saat Memanaskan Mobil Matic

Untuk memastikan kondisi transmisi tetap optimal, berikut beberapa tips yang bisa diterapkan:

  • Posisikan tuas transmisi di posisi N saat memanaskan mesin.
  • Tarik handbrake untuk mencegah mobil bergerak.
  • Pastikan oli transmisi sudah mengalir ke seluruh bagian transmisi.
  • Hindari memanaskan mobil terlalu lama di posisi P, karena dapat merusak komponen transmisi.

Dengan memperhatikan posisi transmisi saat memanaskan mobil matic, pengemudi dapat menjaga kinerja dan keawetan kendaraan mereka. Hal ini juga membantu menghindari kerusakan yang tidak perlu dan menghemat biaya perbaikan di masa depan.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Mengapa Suzuki Thunder Dilarang Isi Pertalite, Tapi Kawasaki, Honda, dan Yamaha Scorpio Boleh?

20 Juli 2026 - 07:51 WIB

Biaya Isi Baterai Mobil Listrik: Rumah vs SPKLU, Mana Lebih Hemat?

20 Juli 2026 - 04:28 WIB

Pembaruan bursa transfer Persib – pemain Liga India bersinar, sanksi FIFA masih mengancam

18 Juni 2026 - 09:30 WIB

Motor Listrik atau Bensin, Mana yang Lebih Hemat Setelah 5 Tahun? Ini Analisis Lengkapnya

17 Juni 2026 - 06:30 WIB

5 Tanda Kamu Sudah Mahir Mengemudi Mobil

9 Februari 2026 - 01:05 WIB

Trending di Otomotif