Menu

Otomatis
Breaking News

Nasional

Resmi! DJP Kemenkeu Libatkan TNI-Polri Cari Wajib Pajak

badge-check

Resmi! DJP Kemenkeu Libatkan TNI-Polri Cari Wajib Pajak Perbesar

Integrasi TNI dan Polri dalam Pengawasan Kepatuhan Pajak

Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan (DJP Kemenkeu) telah mengambil langkah strategis dengan melibatkan TNI dan Polri sebagai bagian dari instrumen pengawasan potensi wajib pajak di berbagai wilayah. Unsur yang terlibat adalah Bintara Pembina Desa (Babinsa) serta Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibmas). Langkah ini tertuang dalam Surat Edaran Direktur Jenderal Pajak Nomor SE-8/PJ/2026 tentang Pedoman Pengawasan Kepatuhan Wajib Pajak.

Pelibatan aparat teritorial tersebut difokuskan untuk memperkuat pengumpulan data ekonomi dan memperluas basis data perpajakan nasional. Dengan demikian, DJP berupaya meningkatkan efektivitas pengawasan terhadap subjek dan objek pajak yang belum teradministrasikan secara baik.

Pembangunan Jejaring Informasi di Lapangan

Berdasarkan pedoman terbaru, DJP membagi pengawasan kepatuhan menjadi tiga pilar utama. Pertama, pengawasan Wajib Pajak terdaftar. Kedua, pengawasan Wajib Pajak belum terdaftar. Ketiga, pengawasan wilayah. Pelibatan Babinsa dan Bhabinkamtibmas masuk ke dalam skema pengawasan wilayah guna mendukung efektivitas pengumpulan data lapangan.

Aktivitas ini dilakukan dengan mendatangi langsung tempat tinggal, tempat kedudukan, tempat kegiatan usaha, hingga tempat pekerjaan bebas milik Wajib Pajak maupun Pihak Terkait. Tujuan utamanya adalah untuk menemukan subjek dan objek pajak yang belum teradministrasikan dengan baik.

Kegiatan pengawasan dilakukan dengan berbagai cara dan pendekatan, seperti visitasi, penyisiran (canvassing), pengamatan langsung, pembangunan jejaring informasi (melalui Bintara Pembina Desa/Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat).

Kolaborasi Teknologi dan Pemetaan Wilayah

Selain mengerahkan pengumpulan data lapangan melalui jejaring aparat, DJP juga mengombinasikannya dengan pemanfaatan teknologi informasi tingkat lanjut (nonlapangan). Beberapa metode modern yang turut diadopsi antara lain penilaian dengan teknologi remote sensing, web scraping, pemanfaatan informasi media, hingga analisis data berbasis Business Intelligence serta Compliance Risk Management (CRM).

Untuk memaksimalkan strategi ini, Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama diinstruksikan menyusun Peta Zona Pengawasan dan Peta Zona Petugas Pengawasan. Seluruh wilayah kerja KPP Pratama akan dibagi habis dan dialokasikan secara spesifik kepada masing-masing Account Representative (AR) atau petugas pengawasan yang ditunjuk. Langkah ini diharapkan mampu mempertajam akurasi data monografi fiskal di setiap daerah.

Dorong Kepatuhan Berkelanjutan

Lewat langkah ini, DJP menargetkan adanya peningkatan akuntabilitas dan efisiensi pengawasan pajak. Pengawasan terhadap Wajib Pajak yang belum terdaftar kini tidak hanya bertujuan untuk menerbitkan Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) baru. Melainkan juga mengawal kepatuhan material mereka secara berkelanjutan setelah masuk ke dalam sistem inti administrasi perpajakan.

Penyusunan Surat Edaran SE-8/PJ/2026 ini diharapkan menjadi kompas bagi seluruh pegawai fiskus di tingkat Kantor Pusat, Kantor Wilayah (Kanwil), hingga KPP. Dengan basis data wilayah yang semakin kuat dan valid, Kemenkeu optimistis dapat merealisasikan penerimaan pajak nasional yang optimal demi mendukung stabilitas keuangan negara.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Mendagri: Integritas Kepala Daerah Jadi Kunci Pemerintahan Bersih dan Akuntabel

6 Agu 2026 - 12:47 WIB

Mendagri: Integritas Kepala Daerah Jadi Kunci Pemerintahan Bersih dan Akuntabel

Waris Choolthong Jadi Pahlawan, Thailand Kalahkan Filipina 1-0 di Piala AFF 2026

6 Agu 2026 - 12:47 WIB

Waris Choolthong Jadi Pahlawan, Thailand Kalahkan Filipina 1-0 di Piala AFF 2026

Stok Senjata Menipis, Trump Cari Solusi Baru untuk Tundukkan Iran, Kuncinya Kuasai Selat Hormuz

6 Agu 2026 - 12:47 WIB

Stok Senjata Menipis, Trump Cari Solusi Baru untuk Tundukkan Iran, Kuncinya Kuasai Selat Hormuz

ATR/BPN luncurkan pengukuran terjadwal di 400 kantor pertanahan, warga tak perlu menunggu lama

6 Agu 2026 - 02:34 WIB

ATR/BPN luncurkan pengukuran terjadwal di 400 kantor pertanahan, warga tak perlu menunggu lama

Pelantikan dan Pengukuhan Pengurus KPSS Perempuan Kota Bekasi Periode 2026–2031 Berlangsung Khidmat

3 Agu 2026 - 16:44 WIB

Pelantikan dan Pengukuhan Pengurus KPSS Perempuan Kota Bekasi Periode 2026–2031 Berlangsung Khidmat
Trending di Daerah