Menu

Mode Gelap
LAK DKI JAKARTA BUKA POSKO PENGADUAN KONSUMEN APARTEMEN LRT CITY Eks Wakapolri Merasa Dikriminalisasi, Kortas Tipidkor Polri Angkat Bicara Rambut Rontok? Ini 6 Vitamin untuk Akar Lebih Kuat dan Sehat Keluarga kaget tahu Miskah Shafa hamil anak kedua Mengapa Suzuki Thunder Dilarang Isi Pertalite, Tapi Kawasaki, Honda, dan Yamaha Scorpio Boleh? Jokowi bertemu teman kuliah UGM sebelum persidangan kasus ijazah palsu

Politik

Diskusi Budiman Cs Dibubarkan, Deddy PDIP Sebut Akumulasi Kemarahan

badge-check

Diskusi Budiman Cs Dibubarkan, Deddy PDIP Sebut Akumulasi Kemarahan Perbesar



JAKARTA – Ketua DPP PDI Perjuangan Deddy Yevri Sitorus menilai kejadian pembubaran diskusi dan sosialisasi di lingkungan Universitas Gadjah Mada (UGM) sangat disayangkan, terlebih karena terjadi dalam kondisi yang seharusnya normal. Namun, ia mengakui bahwa aksi pembubaran oleh mahasiswa menjadi sulit dicegah ketika kemarahan dan gerakan mahasiswa sedang memuncak terhadap pemerintah.

“Kalau bicara konteks di mana akumulasi kemarahan dan gerakan mahasiswa sedang memuncak, kejadian itu sulit dihindarkan,” ujar Deddy melalui layanan pesan, Kamis (18/6).

Beberapa hari sebelumnya, acara diskusi yang menghadirkan tiga pejabat negara berlangsung di Joglo Gelanggang Inovasi dan Kreativitas (GIK) UGM, Senin (15/6) malam. Acara tersebut dihadiri oleh Kepala Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan Budiman Sudjatmiko, Menteri ATR/BPN Nusron Wahid, dan Wakil Menteri Pertanian Sudaryono. Namun, acara ini justru dihiasi oleh aksi penggerudukan dari para mahasiswa.

Deddy menyoroti pemilihan tempat dan waktu kegiatan diskusi yang dianggap tidak tepat. Ia menilai bahwa penyelenggaraan acara ini terkesan abai terhadap dinamika sosial yang sedang berkembang saat itu. “Kesannya seolah menantang dan tak peduli,” ujar legislator Komisi II DPR RI itu.

Menurut Deddy, kegiatan sosialisasi atau propaganda seharusnya dilakukan jauh-jauh hari agar pesan yang ingin disampaikan dapat tersampaikan dengan baik. Ia menyarankan agar sosialisasi atau diskusi propaganda dilakukan setelah situasi lebih kondusif, sehingga respons pemerintah terhadap aspirasi mahasiswa bisa disampaikan secara efektif.

Namun, ia mempertanyakan alasan pelaksanaan kegiatan sosialisasi dan diskusi pada saat kondisi tengah memanas. “Jadi, jelas-jelas kegiatan ini sejak awal berpotensi menimbulkan gesekan,” katanya.

Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kondisi Sosial Saat Ini

Berikut beberapa faktor yang mungkin memengaruhi situasi yang terjadi:

  • Tingkat kemarahan mahasiswa yang meningkat terhadap pemerintah
  • Ketidakpuasan terhadap kebijakan pemerintah yang dianggap tidak merespons aspirasi rakyat
  • Perbedaan pandangan antara pihak pemerintah dan mahasiswa terkait isu-isu penting seperti ekonomi, pendidikan, dan lingkungan hidup
  • Pemilihan waktu dan tempat acara yang dianggap tidak sesuai dengan kondisi sosial yang sedang memanas

Langkah-Langkah yang Bisa Dilakukan

Untuk menghindari konflik serupa di masa depan, beberapa langkah dapat dipertimbangkan:

  • Pemilihan waktu dan tempat acara yang lebih tepat dan memperhatikan dinamika sosial
  • Komunikasi yang lebih intensif antara pihak pemerintah dan masyarakat
  • Penyelenggaraan acara yang lebih inklusif, dengan melibatkan berbagai pihak dalam proses perencanaan
  • Peningkatan kesadaran akan pentingnya dialog sebagai cara untuk menyampaikan aspirasi dan kebijakan

Kesimpulan

Peristiwa pembubaran diskusi di UGM menjadi sebuah peringatan bagi semua pihak untuk lebih waspada dalam menyelenggarakan acara yang melibatkan berbagai kalangan. Dialog dan komunikasi yang baik adalah kunci untuk menciptakan suasana yang harmonis dan saling memahami.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Ono Surono: Usulan Ganti Nama Tatar Sunda Bukan dari DPRD atau KDM

8 Juli 2026 - 22:24 WIB

Ray Rangkuti Sebut Tanda-tanda ‘Kudeta Merambat’ di Indonesia, Ini Penjelasannya

8 Juli 2026 - 20:36 WIB

Said Iqbal Batalkan Demo Buruh Usai Temui Purbaya

8 Juli 2026 - 15:19 WIB

Mabruri PKS Hargai Keputusan Narji Pindah ke PSI

8 Juli 2026 - 12:22 WIB

Menteri Zulhas Pahami Keresahan Mitra BGN, Siap Fasilitasi Mediasi Cari Solusi

26 Juni 2026 - 11:05 WIB

Trending di Politik