bali.
DENPASAR – Pada hari raya Galungan, Rabu (17/6) kemarin, BNNP Bali secara resmi berganti kepemimpinan. Brigjen Dr. Putu Putera Sadana, yang merupakan putra Bali asal Mengwi, Badung, dilantik langsung oleh Kepala BNN RI Komjen Suyudi Ario Seto sebagai Kepala BNN Provinsi Bali.
Brigjen Putu Putera Sadana menggantikan Brigjen Drs. Budi Sajidin yang kini menjabat sebagai Kepala BNN Provinsi Banten. Sebagai perwira tinggi Polri, ia dikenal sebagai "Jenderal Humanis" karena aksi-aksinya yang sering anti-mainstream. Ia memiliki kecenderungan untuk terlibat langsung dengan masyarakat dan sangat dekat dengan komunitas anak muda.
Putu Putera Sadana lahir di Jakarta dan lulus dari Akademi Kepolisian (Akpol) 1995. Kariernya dimulai di Polda Bali, mulai dari Sat Samapta Polres Buleleng, Bali, hingga menjadi Polsek Ubud, Kasatreskrim Polres Bangli, dan Kapolsek Kuta, Polrestabes Denpasar. Setelah bertugas cukup lama di Bali, ia dipercaya sebagai Kasatreskrim Polres Metro Jakarta Barat.
Pada 2015, ia kembali ke Bali sebagai Kapolres Tabanan
Ia berhasil menyelesaikan pendidikan di FBINA-Quantico USA session 233 pada 2008 dan pendidikan di Vicenza Italia pada 2007. Karier Putu Putera Sadana terus berkembang hingga akhirnya dipercaya sebagai Direktur Direktorat Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Polda Papua. Beliau kemudian diangkat menjadi Kabidkum Polda Metro Jaya serta Pati Baharkam Polri yang ditugaskan di MPR RI.
Pada 2025, Putu Putera Sadana mendapat tantangan baru dan dipercaya sebagai Kepala Biro Humas dan Protokol BNN RI. Belum setahun menjabat Kepala Biro Humas BNN RI, Brigjen Putu Putera Sadana kembali dipercaya sebagai Kepala BNN Provinsi Bali.
Dalam sambutannya, Brigjen Dr. Putu Putera Sadana menyampaikan bahwa Bali sebagai daerah tujuan pariwisata tentunya menjadi perhatian dunia internasional dan nasional yang menjadi tantangan tersendiri. "Suatu kebanggaan bagi saya untuk kembali ke Pulau Dewata dan dapat menjadi bagian dalam melindungi dan melayani masyarakat Bali dari ancaman bahaya narkotika. Mohon dukungannya, semoga ke depan dengan semangat war on drugs for humanity, kita bersama bisa mewujudkan Bali yang aman, maju dan bersinar (bersih narkoba)," ujarnya.











