Menu

Mode Gelap
Resmi Bercerai, Wardatina Mawa Bagikan Kembali Kenangan Pernikahan dengan Insanul Fahmi: Semoga Bahagia dengan Pasangan Barumu ‘Air mata tak hapus nyawa korban’, ini alasan hakim PN Indramayu vonis mati Ririn Trigliserida Tinggi, Kolesterol Normal: Bahaya Tersembunyi? Bobotoh Harus Berlapang Dada: Bintang Legendaris Persib Dipastikan Pergi Cek Rekening! Dividen Tunai 9 Saham Rp Triliunan Cair Hari Ini 10 Foto Keluarga Marcella Zalianty di Lotte World, Korsel!

Nasional

Tingkatkan Stabilitas Rupiah, BI Naikkan BI-Rate 25 Bps

badge-check

Tingkatkan Stabilitas Rupiah, BI Naikkan BI-Rate 25 Bps Perbesar

Kenaikan Suku Bunga Acuan oleh Bank Indonesia

Bank Indonesia (BI) kembali menaikkan suku bunga acuan atau BI 7-Day Reverse Repo Rate (BI7DRR) sebesar 25 basis poin (bps) menjadi 5,75 persen dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) BI terbaru. Keputusan ini diambil sebagai langkah strategis untuk menjaga stabilitas ekonomi dan nilai tukar rupiah.

“Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia pada 17-18 Juni 2026 memutuskan untuk menaikan BI-Rate sebesar 25 bps menjadi 5,75 persen,” ujar Gubernur BI, Perry Warjiyo dalam konferensi pers, Kamis (18/6). Ia menjelaskan bahwa penyesuaian ini dilakukan sebagai tindak lanjut dari upaya BI dalam menjaga dan memperkuat stabilitas nilai tukar rupiah terhadap mata uang dunia, khususnya Dollar AS.

Selain itu, BI juga menaikkan suku bunga deposit facility sebesar 25 bps menjadi 4,75 persen dan suku bunga lending facility sebesar 25 bps menjadi 6,50 persen. Penyesuaian ini dilakukan untuk mengimbangi tekanan inflasi dan menjaga keseimbangan dalam sistem keuangan nasional.

Perry menegaskan bahwa kenaikan suku bunga ini merupakan langkah lanjutan untuk makin memperkuat stabilisasi nilai tukar Rupiah di tengah tetap tingginya ketidakpastian global serta sebagai langkah pre-emptive untuk menjaga inflasi pada tahun 2026 dan 2027.

Kebijakan Makroprudensial dan Sistem Pembayaran

Dalam rapat tersebut, BI juga memutuskan akan tetap menjalankan kebijakan makroprudensial dan kebijakan sistem pembayaran yang bertujuan untuk turut mendorong pertumbuhan ekonomi. Kebijakan makroprudensial longgar terus diperkuat untuk mendorong pertumbuhan ekonomi melalui peningkatan kredit/pembiayaan ke sektor riil dengan tetap menjaga stabilitas sistem keuangan.

“Kebijakan sistem pembayaran tetap diarahkan untuk turut mendukung kegiatan ekonomi melalui perluasan akseptasi pembayaran digital, penguatan struktur industri sistem pembayaran, serta peningkatan keandalan dan ketahanan infrastruktur sistem pembayaran,” ucap Perry.

Langkah Strategis untuk Masa Depan Ekonomi

Langkah-langkah yang diambil oleh BI mencerminkan komitmen penuh dalam menjaga stabilitas ekonomi Indonesia. Dengan menaikkan suku bunga acuan, BI berusaha untuk mengendalikan tekanan inflasi sekaligus menjaga daya saing rupiah di pasar internasional.

Penyesuaian suku bunga juga memberikan dampak positif terhadap kepercayaan investor dan meningkatkan stabilitas sistem keuangan. Selain itu, kebijakan makroprudensial yang lebih longgar membuka peluang bagi sektor riil untuk berkembang tanpa mengorbankan stabilitas keuangan.

Fokus pada Pengembangan Sistem Pembayaran

Di sisi lain, pengembangan sistem pembayaran menjadi fokus utama BI dalam menjaga pertumbuhan ekonomi. Peningkatan penggunaan pembayaran digital dan penguatan struktur industri sistem pembayaran diharapkan dapat mempercepat transaksi dan meningkatkan efisiensi ekonomi.

Selain itu, peningkatan keandalan dan ketahanan infrastruktur sistem pembayaran akan memastikan bahwa layanan keuangan tetap berjalan lancar meskipun menghadapi tantangan global.

Kesimpulan

Kenaikan suku bunga acuan oleh Bank Indonesia adalah langkah strategis yang bertujuan untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah, mengendalikan inflasi, dan mendorong pertumbuhan ekonomi. Dengan kebijakan makroprudensial yang seimbang dan pengembangan sistem pembayaran yang inovatif, BI terus berupaya membangun fondasi ekonomi yang kuat dan berkelanjutan.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Mabes Polri Bentuk Polres Baru di Ibu Kota Nusantara

26 Juni 2026 - 11:17 WIB

Bareskrim Tahan Dirut PT MMS Terkait Kasus Under Invoicing Ekspor Sawit

26 Juni 2026 - 10:58 WIB

Hotman Paris Kumpulkan Rp1,3 Miliar untuk Korban Penyekapan di Bandung

26 Juni 2026 - 08:10 WIB

Kapolri Tetapkan Brigjen Ruddi Setiawan sebagai Kapolda Aceh

26 Juni 2026 - 03:35 WIB

Korban tewas gempa Venezuela bertambah jadi 188 orang, 1.500 terluka

26 Juni 2026 - 00:48 WIB

Trending di Nasional