Menu

Otomatis
Breaking News

Otomotif

Keunikan Toyota Hilux Tanpa Diesel yang Mengagumkan

badge-check

Keunikan Toyota Hilux Tanpa Diesel yang Mengagumkan Perbesar



Pesona Teknologi Toyota Hilux Tanpa Diesel, Ini Tiga Keunikannya



Pesona Teknologi Toyota Hilux Tanpa Diesel, Ini Tiga Keunikannya

Salah satu perubahan terbesar pada Toyota Hilux generasi terbaru adalah inovasi teknologi, baik dari segi mesin maupun fitur. Hal ini terutama terlihat pada varian Battery Electric Vehicle (BEV) yang hadir sebagai bagian dari pengembangan kendaraan listrik di Indonesia.

Toyota Hilux generasi terbaru telah diluncurkan di Indonesia dengan berbagai keistimewaan yang berbeda dibandingkan sebelumnya. Selain tampilan yang lebih menarik dan interior yang lebih nyaman, salah satu peningkatan utama adalah dalam hal teknologi. Dari segi powertrain, generasi terbaru ini menjadi yang pertama hadir secara resmi dengan varian BEV. Di pasar Indonesia, harga untuk varian ini mencapai Rp 1,019 miliar on the road DKI Jakarta.



Sebagai model paling mahal di jajaran Toyota Hilux, BEV memiliki berbagai teknologi unik yang berbeda dari versi konvensional. Teknologi-teknologi tersebut memungkinkan hadirnya kendaraan listrik pada platform IMV yang awalnya tidak dirancang khusus untuk kendaraan listrik. Berikut tiga keunikan teknologinya:

  • Dua Motor Listrik pada As Depan dan Belakang

    Toyota Hilux BEV ditenagai oleh dua motor listrik yang terletak di as depan dan belakang. Kombinasi kedua motor ini menghasilkan daya sebesar 144 kW atau 193 dk, serta torsi masing-masing 205 Nm (depan) dan 268,6 Nm (belakang). Dengan adanya motor listrik di as dan baterai, Toyota mengganti suspensi live axle dengan De-Dion Suspension yang menggunakan per daun.

  • De-Dion Suspension untuk Stabilitas Maksimal

    De-Dion Suspension memiliki satu tabung solid yang menghubungkan roda kiri dan kanan. Sistem ini memberikan stabilitas dan ketangguhan seperti suspensi solid axle, tetapi lebih sederhana dan memungkinkan pemasangan motor e-Axle di as belakang. Hal ini meningkatkan kenyamanan dan performa saat digunakan di medan off-road.

  • Teknologi IMV untuk Perlindungan Baterai

    Platform IMV menjadi kerangka utama yang melindungi baterai dari benturan dan tumbukan di medan berat. Baterai dipasang pada subframe berbentuk belah ketupat, yang meningkatkan ketahanan terhadap gaya pelintir sasis. Teknologi ini menjadikan Hilux BEV lebih andal dan aman saat digunakan di kondisi ekstrem.



Seluruh teknologi yang ada memastikan bahwa Toyota Hilux BEV dapat diandalkan dalam berbagai situasi. Dengan desain yang canggih dan fitur-fitur inovatif, kendaraan ini menawarkan pengalaman berkendara yang berbeda dibandingkan model sebelumnya.

Beberapa artikel terkait:

Intip Pilihan Warna Toyota Hilux Baru Spek Jepang, Menarik Mata Nih

Mobil Listrik Toyota Hilux BEV Bakal Masuk Indonesia, Ini Kodenya

* Toyota Hilux Listrik Meluncur di Indonesia, Harga Tembus Rp 1 Miliar

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Mengapa Suzuki Thunder Dilarang Isi Pertalite, Tapi Kawasaki, Honda, dan Yamaha Scorpio Boleh?

20 Jul 2026 - 07:51 WIB

Mengapa Suzuki Thunder Dilarang Isi Pertalite, Tapi Kawasaki, Honda, dan Yamaha Scorpio Boleh?

Biaya Isi Baterai Mobil Listrik: Rumah vs SPKLU, Mana Lebih Hemat?

20 Jul 2026 - 04:28 WIB

Biaya Isi Baterai Mobil Listrik: Rumah vs SPKLU, Mana Lebih Hemat?

Pertalite dan Pertamax dicampur, hemat atau rusak mesin? Ini penjelasannya

15 Jul 2026 - 04:00 WIB

Pertalite dan Pertamax dicampur, hemat atau rusak mesin? Ini penjelasannya

Pembaruan bursa transfer Persib – pemain Liga India bersinar, sanksi FIFA masih mengancam

18 Jun 2026 - 09:30 WIB

Pembaruan bursa transfer Persib – pemain Liga India bersinar, sanksi FIFA masih mengancam

Motor Listrik atau Bensin, Mana yang Lebih Hemat Setelah 5 Tahun? Ini Analisis Lengkapnya

17 Jun 2026 - 06:30 WIB

Motor Listrik atau Bensin, Mana yang Lebih Hemat Setelah 5 Tahun? Ini Analisis Lengkapnya
Trending di Otomotif